UPA TIK UNG Perkuat Ekosistem Akademik: SIAKAD Baru Sosialisasikan Inovasi Digital untuk Dosen dan Mahasiswa

Oleh: Sri Wulandari Liputo . 12 Agustus 2025 . 09:00:00

Gorontalo, 12 Agustus 2025 – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melalui Unit Penunjang Akademik Teknologi Informasi dan Komunikasi (UPA TIK) menegaskan komitmennya dalam mengakselerasi transformasi digital layanan akademik. Komitmen ini diwujudkan melalui sosialisasi Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) terbaru yang digelar secara daring via Zoom pada Selasa, 12 Agustus 2025. Acara ini berlangsung dalam dua sesi, dimulai pukul 09.00 WITA untuk dosen Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Pertanian (FAPERTA), Sastra dan Budaya (FSB), Teknik (FT), Olahraga dan Kesehatan (FOK), serta Kedokteran (FK), dan dilanjutkan pukul 13.00 WITA untuk Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Ilmu Sosial (FIS), Ekonomi dan Bisnis (FEB), Hukum (FH), Kelautan dan Teknologi Perikanan (FKTP), Program Vokasi, dan Pascasarjana.

Rapat diawali dengan sambutan dari Kepala UPA TIK UNG, Dr. Mohamad Syafri Tuloli, ST.,MT yang menyampaikan terima kasih atas kehadiran para dosen dan pimpinan fakultas di lingkungan UNG. Syafri Tuloli, yang juga adalah dosen Fakultas Teknik, mengungkapkan bahwa implementasi SIAKAD merupakan langkah strategis untuk menunjang kegiatan akademik semester ganjil 2025-2026, khususnya bagi mahasiswa baru angkatan 2025. Untuk periode transisi ini, mahasiswa angkatan 2025 akan menggunakan SIAKAD, sementara mahasiswa angkatan 2024 dan sebelumnya masih tetap menggunakan Sistem Informasi Akademik Terpadu (SIAT), meskipun UPA TIK telah merancang antarmuka SIAKAD agar semirip mungkin dengan SIAT guna meminimalkan adaptasi.

Pemateri utama, Bapak Allan Amilie, S.Kom dari UPA TIK, kemudian mendemonstrasikan secara komprehensif fitur-fitur SIAKAD yang krusial bagi dosen. Beliau menjelaskan bahwa dosen dapat mengakses sistem melalui siakad.ung.ac.id menggunakan Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) sebagai username, dengan kata sandi default NIDN yang diikuti format tanggal lahir (tahun-bulan-tanggal). Tampilan dashboard dosen dirancang intuitif, menyajikan rata-rata IPK bimbingan, jumlah mahasiswa bimbingan, serta daftar mahasiswa yang Kartu Rencana Studi (KRS)-nya belum disetujui. Dosen juga dapat melihat jadwal perkuliahan harian dan mengelola data master seperti mata kuliah dan kurikulum, yang saat ini dalam proses penyesuaian untuk mengadopsi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) dari model Unhas, sejalan dengan fokus UNG pada pendidikan berkualitas.

Modul perkuliahan memungkinkan dosen melihat jadwal dan melakukan persetujuan KRS mahasiswa. Fitur absensi perkuliahan juga didemokan, di mana dosen dapat mengisi kehadiran mahasiswa per pertemuan, lengkap dengan pokok bahasan, serta merekapitulasi kehadiran secara efisien. Meskipun sosialisasi ini fokus pada dosen, tampilan SIAKAD untuk mahasiswa juga diperkenalkan, menampilkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), total tagihan Uang Kuliah Tunggal (UKT), jumlah Satuan Kredit Semester (SKS) yang telah ditempuh, hingga ringkasan nilai dan catatan presensi kehadiran. Fitur transparansi keuangan memungkinkan mahasiswa melihat riwayat transaksi dan status pembayaran UKT mereka secara detail, sebuah inovasi signifikan yang belum sepenuhnya terwadahi di sistem SIAT, sekaligus mendukung upaya UPA TIK dalam mengembangkan sistem informasi terintegrasi sebagaimana tertuang dalam Laporan Kinerja UPA TIK 2024.

Sesi tanya jawab yang dimoderatori oleh Ibu Kusrini dari BAKP, menjadi forum penting bagi para dosen untuk menyampaikan berbagai masukan dan tantangan, khususnya terkait adaptasi SIAKAD dengan kebutuhan spesifik fakultas. Salah satu isu krusial yang diangkat oleh perwakilan Fakultas Kedokteran adalah kompleksitas model pembelajaran blok, yang melibatkan banyak dosen pengampu per mata kuliah dan jadwal pertemuan yang lebih intensif, menimbulkan tantangan dalam pelaporan Beban Kinerja Dosen (BKD). Diskusi juga menyentuh fleksibilitas dosen dalam mengatur bobot penilaian berbasis OBE (CPMK, sub-CPMK, CPL), di mana saat ini masih dikendalikan operator namun UPA TIK berupaya agar aksesnya dapat dibuka bagi dosen di masa mendatang, sejalan dengan komitmen UPA TIK dalam mengembangkan aplikasi yang adaptif.

Berbagai usulan konstruktif lainnya turut mengemuka, mulai dari otomatisasi pengisian pokok bahasan perkuliahan dari Rencana Pembelajaran Semester (RPS) agar tidak merepotkan dosen, hingga kemampuan sistem untuk memblokir mahasiswa dengan nilai D/E agar tidak mengambil mata kuliah prasyarat di semester berikutnya—sebuah fitur yang sedang dalam kajian UPA TIK untuk meningkatkan kualitas lulusan. Permasalahan klasik seperti frekuensi perubahan kata sandi yang merepotkan juga direspons dengan informasi mengenai pengembangan Single Sign-On (SSO) terpusat, yang memungkinkan satu akun email UNG untuk semua akses aplikasi. Dosen juga mengusulkan agar akun Pembimbing Akademik (PA) dapat menampilkan informasi mahasiswa penerima beasiswa, serta keluwesan dalam pengaturan kelas dan penugasan input nilai bagi tim pengajar, menunjukkan fokus UPA TIK pada peningkatan kualitas layanan pengguna.

Menanggapi beragam masukan, Dr. Mohamad Syafri Tuloli, ST.,MT menegaskan komitmen UPA TIK untuk terus mengembangkan dan menyempurnakan SIAKAD secara mandiri, berlandaskan prinsip adaptabilitas dan berorientasi pada kemudahan pengguna. Beliau mengakui tantangan yang ada, termasuk insiden teknis awal yang sempat terjadi pada SIAKAD beberapa waktu lalu seperti yang dibahas dalam rapat koordinasi pada 3 Juli 2025, namun menekankan bahwa tim telah melakukan mitigasi serius seperti penambahan server Sangfor dan backup ke Nutanix, serta memastikan kepemilikan penuh sistem oleh UNG untuk mencegah ketergantungan pada pihak ketiga. Upaya ini juga mencakup penguatan aspek keamanan siber yang menjadi prioritas utama UPA TIK, sejalan dengan 'Lanskap Keamanan Siber Indonesia 2024' dari BSSN, demi melindungi data dan sistem dari berbagai ancaman.

Sosialisasi SIAKAD ini bukan hanya sekadar pengenalan aplikasi baru, melainkan bagian integral dari visi transformasi digital Universitas Negeri Gorontalo untuk menjadi "Leading University" di Kawasan Asia Tenggara, sebagaimana tertuang dalam Rencana Induk Pengembangan (RIP) UNG 2010-2035. SIAKAD yang semakin matang akan mendukung UNG dalam mencapai Indikator Kinerja Utama (IKU) dan peningkatan kualitas layanan akademik, termasuk potensi integrasi dengan platform kepakaran dosen yang saat ini juga sedang dikembangkan UPA TIK untuk meningkatkan reputasi internasional UNG, bahkan dengan kemungkinan penerapan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk pencarian yang lebih adaptif. Dengan sinergi antara teknologi informasi dan kebijakan akademik, UNG optimis dapat melahirkan SDM unggul dan berdaya saing, yang juga sejalan dengan cita-cita 'Visi Indonesia Digital 2045' dari Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Link Youtube : Sosialisasi Siakad Sesi Pagi

https://s.ung.ac.id/youtube_upttik_ung

https://s.ung.ac.id/IG_UPATIK_UNG

-Dokumentasi-

Agenda

30 September 2025

Ujian Susulan Sertifikasi Kompetensi elevAIte

Penggunaan Laboratorium Komputer untuk kegiatan Ujian Susulan Sertifikasi Kompetensi elevAIte

26 September 2025

Ujian Sertifikasi Kompetensi elevAIte

Penggunaan Laboratorium Komputer untuk kegiatan Ujian Sertifikasi Kompetensi elevAIte

21 - 22 September 2025

Pelaksanaan Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Perguruan Tinggi (ONMIPA-PT) Tahun 2025.

Penggunaan Laboratorium Komputer untuk Pelaksanaan Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Perguruan Tinggi (ONMIPA-PT) Tahun 2025.

22 Juli 2025

Seleksi Mandiri CBT 2025 Gelombang Kedua

Penggunaan Laboratorium Komputer untuk Seleksi Mandiri CBT Calon Mahasiswa Baru UNG 2025 Gelombang Kedua