Gorontalo – Layanan domain utama Universitas Negeri Gorontalo, ung.ac.id, sempat mengalami gangguan akses pada hari Jumat, 28 November 2025. Gangguan yang berlangsung mulai pukul 16:00 WITA ini berhasil dipulihkan sepenuhnya pada pukul 19:20 WITA setelah Unit Penunjang Akademik Teknologi Informasi dan Komunikasi (UPA TIK) UNG melakukan serangkaian tindakan cepat dan terkoordinasi untuk mengatasi penyebab utama masalah tersebut.
Insiden ini bermula ketika UNG menerima pemberitahuan resmi dari registrar domain, pada pukul 14:21 WITA. Pemberitahuan tersebut menginformasikan bahwa domain ung.ac.id ditangguhkan (suspend) karena adanya laporan dari pihak eksternal mengenai aktivitas berbahaya, seperti phishing dan konten ilegal, yang ditemukan pada salah satu subdomain UNG. Laporan ini menyoroti pelanggaran terhadap kebijakan layanan dan perundang-undangan yang berlaku, yang mendorong registrar untuk mengambil tindakan penangguhan demi keamanan siber yang lebih luas.
Menanggapi laporan tersebut, tim UPA TIK UNG segera melakukan investigasi internal. Hasil pengecekan mengonfirmasi adanya kompromi (breach) pada salah satu server yang mengakibatkan munculnya URL berbahaya tersebut. Tanpa menunda, tim teknis langsung melakukan serangkaian tindakan mitigasi, termasuk memblokir dan menonaktifkan URL secara permanen, membersihkan server dari konten berbahaya, serta memperkuat lapisan keamanan untuk mencegah insiden serupa di masa depan.
Setelah memastikan server kembali aman, UPA TIK UNG segera mengirimkan balasan resmi kepada pihak registrar domain. Dalam surat balasan tersebut, dijelaskan bahwa sumber masalah telah diatasi sepenuhnya dan UPA TIK memohon agar penangguhan domain ung.ac.id dapat segera dicabut, mengingat vitalnya domain tersebut untuk berbagai layanan operasional universitas, mulai dari akademik hingga administrasi. Berkat respons cepat dan komunikasi yang efektif, layanan domain berhasil dipulihkan dan kembali normal bagi seluruh sivitas akademika UNG.
Insiden ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan dan ketahanan siber di lingkungan akademik, sejalan dengan laporan "Lanskap Keamanan Siber Indonesia 2024" dari Id-SIRTII/CC-BSSN yang menyoroti peningkatan ancaman defacement dan phishing. UPA TIK UNG secara konsisten menjadikan keamanan sebagai prioritas, seperti yang tercermin dalam penanganan insiden pada sistem OJS salah satu Jurnal pada Agustus 2025 lalu. Penanganan proaktif ini merupakan implementasi dari tugas UPA TIK dalam melakukan pemeliharaan dan perbaikan jaringan, demi menjaga integritas ekosistem digital UNG.
Lebih dari sekadar pemulihan layanan, insiden ini menjadi katalisator bagi UPA TIK untuk merekalibrasi strategi pertahanan digital jangka panjang. Ke depan, fokus tidak hanya lagi pada perbaikan reaktif, melainkan pada pembangunan ekosistem keamanan yang cerdas dan prediktif, yang mampu mengidentifikasi anomali sebelum menjadi ancaman nyata. Dengan demikian, setiap tantangan yang dihadapi tidak dipandang sebagai kegagalan, melainkan sebagai data berharga untuk memperkuat resiliensi dan kemandirian infrastruktur teknologi UNG, memastikan bahwa fondasi digital kampus tidak hanya kokoh, tetapi juga adaptif terhadap lanskap ancaman yang terus berevolusi.


Penggunaan Laboratorium Komputer untuk kegiatan Ujian Susulan Sertifikasi Kompetensi elevAIte
Penggunaan Laboratorium Komputer untuk kegiatan Ujian Sertifikasi Kompetensi elevAIte
Penggunaan Laboratorium Komputer untuk Pelaksanaan Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Perguruan Tinggi (ONMIPA-PT) Tahun 2025.
Penggunaan Laboratorium Komputer untuk Seleksi Mandiri CBT Calon Mahasiswa Baru UNG 2025 Gelombang Kedua